Jakarta, 8 September 2008
Teruntuk Ayah Tercinta
di-
Peraduan Abadi
Assalamualaikum Ayah... Apa kabar ayah di sana??? Rindukah Ayah Kepada Ananda???
Yah, malam ini ananda ingin meminta restu dari Ayah dan Bunda, Insya Allah ananda akan meninggalkan nanggroe tanyo yang tercinta ini esok siang. Ananda hendak menuntut ilmu di negeri orang.
Alhamdulillah yah...Allah telah mengizinkan ananda mampu memenuhi keinginan yang pernah ayah utarakan beberapa tahun sebelum ayah pergi, ananda ingat betul hal itu yah...
Yah, doakan ananda mampu menjadi orang yang ayah inginkan, doakan ananda mampu bertahan dengan segala keadaan dan kondisi yang jauh berbeda dengan disini... Seandainya ayah ada disini, pastinya ananda lebih bahagia dalam melewati detik-detik kepergian ini...
Malam semakin larut ketika keinginan restu ini ananda pinta dari ayah... beribu ucap syukur hanya kepada Allah ananda persembahkan, semoga ananda tetaplah ananda yang ayah syukuri selama ini. Biarkan airmata yang terurai mengingatmu terus mengalir dan tanpa pernah bertanya “tia, akankah engkau menantiku???”
Ayah,.. Sungguh ananda masih belum paham dengan irama hidup yang ananda alami selama ini. “Sebatang kara” adalah satu kata yang berarti kesendirian yang tak miliki orang lain, namun kata-kata tersebut kini menghantarkan ananda dalam masalah yang tak pernah nanda sadari menjadi dilema besar sebelum kepergian nanda yah...begitu banyak orang yang menginginkan nanda, begitu banyak orang yang ingin tahu keadaan nanda dalam kondisi apapun. Sehingga bila ananda khilaf, ananda telah menyakiti orang lain yah...
Hidup adalah rangkaian perjuangan
Perjuangan untuk menang dalam keadaan apapun
Maafkan ananda bila selama ini nanda belum patut menjadi
anak yang pantas buat ayah dan bunda
Kerinduan akan belaian ayah bunda
Akan kuutarakan dalam rintihan doa cinta kepada Allah
Hamba hanya makhluk lemah
Ya Allah, berkahi dan Rahmatilah hamba selalu di jalan-Mu
Lindungilah hamba dari kekufuran
Setelah ini hanya akan ada airmata kebahagiaan
Amien......
"Surat untuk ayah yang kesekian kalinya.....!"
Wednesday, January 7, 2009
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment